Takut Ditembak, Satu Pelaku Begal Sepeda Marinir Menyerahkan Diri

Takut Ditembak, Satu Pelaku Begal Sepeda Marinir Menyerahkan Diri

Salah seorang aktor perampok sepeda pada perwira tni al. Kolonel marinir pangestu widiatmoko memberikan diri ke ke polres metro jakarta pusat sebab takut ditembak. Perampok berinisial ra pernah dipastikan selaku buron.

“saya takut (ditembak). Saya kesini sebab diminta orangtua.” kata aktor perampok sepeda waktu menjawab pertanyaan kabid humas polda metro jaya kombes yusri yunus mengenai faktanya memberikan diri. Rabu 11 november 2020.

Yusri menjelaskan. Ra yang masuk di dalam daftar penelusuran orang (dpo) itu memberikan diri pada senin 9 november 2020. Selain takut. Aktor mengikut anjuran persuasif polda metro jaya untuk memberikan diri.

“kami sudah minta dari tempo hari. Pak kapolda metro jaya sampaikan ada dua aktor yang belum ketangkap tetapi telah dijumpai identitasnya. Diinginkan agar bisa kooperatif. Nah satu telah memberikan diri serta akan kami proses sama hukum yang berjalan.” kata yusri.

Diambil dari di antara. Ra mempunyai peranan selaku pengintai dalam barisan perampok sepeda itu. Di saat membegal perwira marinir. Ra dijumpai berboncengan dengan dpo yang lain berinisial nk serta memakai motor satria fu warna merah hitam dengan pelat nomor b 3699 swt.

Sekarang ini. Sisa seseorang aktor perampok sepeda yang dpo serta diinginkan bisa kooperatif memberikan diri ke polres metro jakarta pusat.

Awalnya. Polisi sudah tangkap dua aktor perampok yang mengakibatkan seorang perwira tni al kolonel marinir pangestu widiatmoko terluka waktu naik sepeda di teritori gambir akhir oktober kemarin.

Penangkapan pada pada sabtu 7 november itu didasari dari analisis rekaman cctv yang sudah dikantongi oleh polres metro jakarta pusat.

Dari rekaman cctv yang dikantongi polisi. Terdeteksi ada dua motor yang pernah coba ambil barang bernilai punya kolonel pangestu di saat naik sepeda di seberang gedung kementerian pertahanan.

2 orang aktor perampok yang ditangkap oleh kepolisian berinisial rhs (32) serta ry (39) serta ke-2 nya adalah masyarakat dari kecamatan senen.

Beberapa aktor perampok sepeda itu terancam pasal 363 kuhp jo 53 kuhp dengan teror hukuman penjara optimal 7 tahun.

Seorang perwira marinir jadi korban pembegalan waktu memakai sepeda di jalan raya di seputar jakarta pusat. Polisi sudah kantongi identitas aktor lewat penilaian cctv.

 

error: Content is protected !!